Pernyataan Bung Karno Tentang Konstituante

Konstituante hasil pemilihan umum telah bersidang, tetapi rakyat harus menyaksikan dan menanggung akibat perdebatan bertele-tele tanpa memperlihatkan ujung dan akhir. Malahan lebih parah lagi daripada itu muncullah usaha-usaha di waktu itu dari beberapa tokoh yang mau mengorek jiwa proklamasi dengan hendak mengubah bendera nasional Sang Merah Putih dan hendak mengubah lagu kebangsaan kita, yaitu Indonesia Raya. (Bung Karno)

Konstituante yang ternyata tidak mampu menyelesaikan soal yang dihadapinya, Konstituante itu saya bubarkan, dan pada tanggal 5 Juli 1959 mengeluarkan Dekrit Presiden yang terkenal: Kembali kepada UUD 1945, kembali kepada UUD Revolusi! (Bung Karno).

Dekrit 5 Juli 1959 itu kita kembali ke Undang-Undang Dasar Proklamasi kita, dan demokrasi liberal saya bongkar sama sekali dan saya ganti dengan Demokrasi Terpimpin, yaitu Demokrasi Gotong-Royong, Demokrasi Pancasila, Demokrasi Indonesia Asli. (Bung Karno).

Source: Pidato Presiden Soekarno Pd HUT RI ke 21 Jakarta 1966

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s