Dalam Hari Yang Fitri Mari Bersama Kita Teguhkan Persatuan Bangsa

Kita BERSATU itu tidak harus karena kesamaan agama, kita bersatu karena di dalam bersatu itu ada KASIH, dan kasih itu tidak mengenal agama. Marilah kita melihat Pancasila sebagai kasih Tuhan YME, tuhan dalam istilah persatuan kita bangsa indonesia (atau Bapa di Sorga istilahnya saudara yg nasrani/kristen atau Allah SWT istilahnya saudara yg muslim, atau Sang Hyang Widhi wasa istilahnya saudara yg hindu, atau Alam Semesta istilahnya saudara yang buddha, atau apapunlah yang kita pakai untuk menamai-Nya, harap korekasi kalau saya salah pakai istilah)

Marilah kita melihat Pancasila itu sbg: bhw Dia Tuhan YME telah melepaskan umat manusia dari alam tradisi saling memerangi dunia imperialisme kuno modern dan melepaskan manusia dari hidup menurut golongan-golongan serta dunia PERBUDAKAN MANUSIA ATAS MANUSIA BANSGA ATAS BANGSA, kepada alam persaudaraaan global di dalam Kebaikan dan Kasih Sayang serta silaturrahim lintas bangsa lintas agama lintas tradisi, di alam KEMERDEKAAN yang memberikan PERDAMAIAN ABADI yang menghormati prinsip KEADILAN SOSIAL bagi sesama manusia.

Bersaudara itu bukan hanya karena darah dan karena iman saja, tapi juga karena kita semua sudah saling membutuhkan dan saling berketergantungan di segala bidang kehidupan. Lagi pula pada hakikatnya seluruh umat manusia pada dasarnya memanglah bersaudara, bukankah begitu saudara2?

Kita bersaudara karena kita semua harus saling berbalas jasa dan budi. Kita tidak bisa menyangkal pentingnya bagi kita semua jasa dan budi para pahlawan yang telah membebaskan kita semua dari penjajahan apapun agamanya, terlebih lagi yang telah mewariskan kepada kita Negara yang memungkinkan bangsa kita yang beraneka ragam ini hidup satu kesatuan saudara dan keluarga besar, yang berkedaulatan rakyat dan berkeadilan sosial.

Kita harus merasa bersaudara dgn pak bu tukang sapu jalanan apapun agamanya karena mereka telah berjasa dan berbudi telah membersihkan jalanan buat kita semua yang lewat di situ sehingga kita merasa nyaman lewat disitu. Kita harus merasa bersaudara dengan para petani apapun agamanya karena mereka telah berjasa dan berbudi telah menyediakan bahan makanan yang kita butuhkan untuk menyambung hidup kita sehari-hari. begitulah seterusnya kita harus merasa bersaudara dengan siapapun apapun agamanya karena mereka adalah saudara-saudara kita semua sebangsa dan setanah air dan saudara-saudara kita sesama manusia. Tuhan YME menciptakan manusia dgn gambarnya atau fitrahnya, jadi mari ingatlah, di dalam diri setiap anak manusia ada titk tuhan, menyakiti sesama manusia berarti menyakiti Tuhan juga. Sebaliknya melayani setiap anak manusia berarti melayani Tuhan juga. Sungguhlah tepat dasar Negara kita ini berdasarkan Kemanusiaan yang adil dan beradab.

Janganlah lagi ada yang saling merendahkan derajat karena agama atau keyakinan, karena tidak ada yang tahu apakah Tuhan YME sendiri mengaminkan sikap yg demikian itu, dan marilah kita menyatakan kebenaran diri kita masing2 dengan kemanfaatan dan perbuatan yang mendatangkan nilai tambah kepada kehidupan bersama dan kemanusiaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s