Pancasila Pemersatu Dan Falsafah

WAY OF LIFE BANGSA INDONESIA “PANCASILA” MENDUKUNG AJARAN PARA NABI TTG PERSATUAN (TIDAK BERPECAH-BELAH), DENGAN MEMPERSATUKAN SEMUA GOLONGAN MELALUI PENGHORMATAN PADA “KEMERDEKAAN” YG ADALAH HAK SEMUA MAKHLUK DAN PENGHORMATAN PADA “KEBERAGAMAN” YANG TAK MUNGKIN DIHINDARI DI ERA MODERNISASI GLOBALISASI INI, UTK MEMUNGKINKAN TERWUJUDNYA PERSATUAN & SILATURRAHIM YANG SELUAS-LUASNYA DLM KEHIDUPAN BERSAMA MANUSIA INDONESIA YANG KEHIDUPAN BERBANGSA-BERNEGARANYA BERFRAME PADA KEBAIKAN (KETUHANAN) DAN KASIH-SAYANG (KEMANUSIAAN YG ADIL & BERADAB). KETUHANAN YG MAHA ESA MENURUT DASAR KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB.

GARUDA PANCASILA DISIMBOLKAN BERDIRI DIATAS PITA SEMBOYAN BHINEKA TUNGGAL IKA. ARTINYA SEMBOYAN PERSATUAN BHINEKA TUNGGAL IKA ITU, YG JUGA ADALAH KONSEP PERSATUAN DAN AJARAN PERSATUAN ITU, MEWARNAI PANCASILA BERSERTA DGN TURUNANNYA RANCANGAN NEGARA BATANG TUBUH UUD 1945 DAN BENTUK NEGARA INDONESIA YANG DISEBUT NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA INI (NKRI).

Dua ayat dari ALQURAN & ALKITAB yang kerja sama saling menjelaskan…

1. ALQURAN: Asy Syura 13
“Dia telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu. Tegakkanlah AGAMA dan JANGANLAH KAMU BERPECAH-BELAH tentangnya…

2. ALKITAB:
BIS (1985) ©SABDAweb Mrk 3:24
“Kalau suatu NEGARA TERPECAH dalam golongan-golongan yang saling bermusuhan, negara itu TIDAK AKAN BERTAHAN.
atau: Mat 12:25
Tetapi Yesus/Isa mengetahui pikiran mereka lalu berkata kepada mereka: “Setiap KERAJAAN yang TERPECAH-PECAH PASTI BINASA dan setiap kota atau rumah tangga yang TERPECAH-PECAH TIDAK DAPAT BERTAHAN.

NOTE TTG AYAT:
a. Persatuan (tidak berpecah-belah) adalah ajaran Yesus, Muhammad dan para nabi sejak dahulu kala.
b. Perpecah-belahan akan membawa kepada kebinasaan hidup.
c. mempersatukan bangsa atau warga kerajaan/negara utk mewujudkan kehidupan berbangsa bernegara yang baik merupakan salah satu bentuk dari menegakkan agama.

KESIMPULAN:
Keberagaman/Perbedaan adalah ujian, tapi persatuanlah kehendak Tuhan YME. Orang-orang yang melakukan kehendak Tuhan YME adalah orang-orang yg memperjuangkan persatuan, dan orang-orang benar adalah orang-orang yang bersatu.

Oleh karena itu marilah kita bersatu sebagai satu keluarga besar bangsa indonesia yang menghormati keberagaman/perbedaan di dalam kesatuan karunia yang diridhoi/diperkenankan oleh Tuhan YME, yaitu NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA, untuk bersama-sama, bergotong-royong membesarkan dan memakmurkan Negara, untuk menyempurnakan kemerdekaan, hingga negara kita menjadi sebuah negara yang merdeka sepenuhnya, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Damai sejahtera berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, selama-lamanya.

BAGAIMANA KITA MENGHORMATI KEMERDEKAAN-KEBERAGAMAN?

1. Tidak memaksakan klaim paling benar kpd orang atau golongan lain.

2. Bersikap elegan dgn memposisikan diri sejajar di hadapan Negara, dgn kesamaan hak kesamaan derajat,

3. Berpikir bhw keutamaan tiap orang atau golongan secara Negara adalah karena kemanfaatan, karya, kontribusi dan perbuatannya utk kehidupan berbangsa bernegara.

4. Berpikir bhw keutamaan tiap orang atau golongan menurut agama dan adat-istiadat adalah urusan masing2.

5. Tidak ingin mendominasi orang atau golongan lain secara inkonstitusonal.

6. Merasa bersaudara di dalam Pancasila dan Kemanusian sbg sama2 umat Tuhan, sama2 ingin menegakkan Kebajikan dan cinta kasih, sama2 bangsa Indonesia, sama2 warga NKRI, sama2 bergotong-royong memakmurkan negara Indonesia dalam rangka mencapai tujuan hidup masing2 yg berkeadilan sosial.
BERSATU KITA TEGUH BERCERAI KITA RUNTUH!

MERDEKAA!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s